Mengenal Keunikan Varietas Kopi

Tahukah Kamu, apa varietas kopi yang Kamu sedang nikmati? Ada seberapa banyak tipe varietas kopi di dunia, serta kenapa varietas ini tentukan kualitas dan ciri-ciri rasa kopi yang Kamu minum?

Sebab varietas kopi itu macamnya banyak, silahkan kita menelusuri beberapa macam yang semakin umum atau seringkali Kamu dengar. Kesempatan ini kami akan mengulas masalah Bourbon, Caturra, Catuai, serta Pacamara.

Sebetulnya ada banyak variabilitas yang bisa didapati pada tanaman kopi ; baik itu yang ditanam dengan alamiah maupun yang dibudidayakan. Tetapi, ada banyak varietas serta kultivar yang telah diketahui umum di dunia kopi, sebab karakternya yang unik seperti tahan hama serta hasil buah (fruit yield). Beberapa ciri semacam ini yang umumnya dicari oleh petani atau produsen kopi ketika mau meningkatkan tanaman kopi. Step seleksi varietas/kultivar ialah elemen yang penting untuk tentukan kualitas hasil biji kopi.

Lalu, apa perbedaannya varietas serta kultivar? Kultivar ialah semua varietas yang dibuat dari tehnik hortikultura/pertanian serta umumnya tidak diketemukan pada populasi alami. Secara singkat, kultivar ialah varietas yang menyengaja dibudidayakan. Sejumlah besar varietas yang kita mengenal sekarang, sebetulnya ialah kultivar. Bourbon serta Typica ialah beberapa kultivar yang umum diketemukan.

Bourbon

Jika kamu senang minum wine, tipe varietas ini diketahui dengan Pinot Noir-nya kopi. Mengapa? Biasanya, varietas ini benar-benar manis, kompleks serta lembut (delicate). Tanaman kopi tipe ini dikenal juga ringkih serta tidak membuahkan banyak buah ceri kopi, seperti beberapa varietas biasanya. Tetapi demikian, waktu tanaman kopi ini membuahkan, rasa-rasanya benar-benar sebanding! Banyak yang memiliki pendapat, Bourbon ialah the coffee of coffee. Satu cangkir kopi classic yang wajar dicoba, bila Kamu tidak pernah cobanya.

Caturra

Bagaimanakah cara Kamu tahu bila kopi yang Kamu minum ialah tipe Caturra? Umumnya, kopi ini punyai bright acidity serta low to medium bodi. Kopi ini mempunyai tingkat clarity serta sweetness yang semakin rendah dibanding induknya, Bourbon. Varietas kopi ini pertama-tama ditingkatkan di Brasil, serta tanaman kopi ini banyak diketemukan di Kolombia, Kosta Rika serta Nikaragua. Yang menarik, Caturra dalam bahasa Portugis ialah nama spesies burung beo. Sesaat dalam bahasa Spanyol, Caturra ditranslate jadi Cotorra atau Perico, yang ini berarti seorang yang banyak bicara serta bising.

Catuai

Buah ceri kopi pada varietas Catuai ini biasanya berwarna merah atau kuning. Kedua-duanya mempunyai tingkat keasaman yang tinggi. Tetapi, buah ceri kopi berwarna kuning, waktu dingin, mempunyai struktur rasa yang kurang enak seperti minyak. Varietas Catuai datang dari Mundo Novo serta Caturra, walau tipe ini mempunyai variabilitas bawaan dari coffea robusta. Catuai dapat merasai pahit. Tetapi, saat ditanam serta diolah secara baik, Catuai bisa membuahkan satu cangkir kopi yang enak serta saat disangrai gelap (dark roast). Catuai biasanya banyak ditanam di Indonesia, Amerika Selatan serta Amerika Tengah.

Pacamara

Varietas ini biasanya mempunyai aroma yang kompleks serta intensif ; medium to dense bodi dengan struktur lembut ; dengan keasaman menawan serta ciri-ciri rasa dari mulai manis cokelat, butterscotch sampai sweet citrus catatan, serta hints of floral aromas. Pacamara ialah perubahan alami dari varietas Bourbon, yang diketemukan waktu riset yang dilaksanakan oleh beberapa ilmuwan dari University of Florida. Tanaman kopi ini memiliki ukuran semakin pendek, mempunyai batas tanaman semakin rapat, dengan daun-daun kecil. Ukuran semacam ini membantunya tahan banting pada situasi iklim yang keras seperti angin kencang, cahaya matahari yang terlalu berlebih, serta situasi tanah yang kurang air. Bukan itu saja, Pacamara populer benar-benar tahan pada penyakit serta dapat menyesuaikan dengan situasi alam di tempatnya, dan memberi hasil produksi yang tinggi.

Reply