Macam Macam Manual Brewing yang Benar-benar Menggugah Selera

Banyak teknik yang di gunakan untuk memproses kopi agar terasa nikmat dan mantap, salah satunya yaitu Manual Brewing bahkan meski tanpa menggunakan mesin espresso. Teknik yang satu ini sering kali berkaitan dengan bubuk kopi yang sudah digiling, di saring dengan kertas filter, dan air panas yang sudah di tentukan tingkat temperaturnya oleh sarista.

Pada umumnya minuman yang dihasilkan dengan  Manual Brewing ialah kopi hitam tanpa ampas yang mempunyai tingkat ketajaman rasa yang berbeda dengan espresso maupun Americano. Maka dari itu, para barista juga sangat menyarankan supaya manual brew coffee ini dinikmati tanpa campuran susu maupun gula demi mempertahankan keunikan rasa yang ada tersebut.

Apa Itu Manual Brewing?

Manual Brewing adalah sebuah teknik pemrosesan kopi yang ada sejak zaman dulu. Awalnya, orang jaman dulu merasa bosan dengan kopi yang ada ampasnya maka dari itu mereka mencari cara lain untuk menikmati kopi. Akhirnya teknik Manual Brewing di temukan, dimana dengan cara ini tidak akan ada ampas yang ada pada kopi saat di sajikan.

Macam Macam Manual Brewing Ala Barista

Banyak barista mulai berkreasi dengan menggunakan teknik Manual Brewing guna menghasilkan rasa mantap tiada duanya pada kopi. Akhirnya di temukan Macam Macam Manual Brewing di bawah ini yang di yakini akan menambah kenikmatan kopi, antara lain:

Tubruk

Tubruk adalah salah satu teknik paling dasar dalam penyeduhan kopi secara manual di dunia. Caranya cukup mudah, dimana Anda hanya perlu mendidihkan bijih kopi yang sudah digiling bersama dengan air panas dan tambahan bahan lainnya, misalkan gula dan susu. Teknik penyeduhan khas asli Indonesia ini biasanya akan menghasilkan kopi yang pekat.

Pour Over

Kala Anda ingin menggunakan teknik Pour Over, maka akan membutuhkan sebuah gelas keramik berbentuk corong serta kertas filter. Teknik yang satu inisebenarnya cukup sederhana, yakni dengan memasukkan kopi ke dalam gelas keramik yang khusus dilapisi kertas filter. Selanjutnya Anda tuang air panas dari kettle dengan gerakan memutar, yang bertujuan untuk membuat kopi bisa teraduk dan tercampur dengan sempurna.

Aeropress

Menurut beberapa barista, teknik ini ditemukan pertama kali di tahun 2005. Alat yang digunakan dalma teknik ini seperti dua tabung yang disatukan. Dalam pandangan kami, ini inilah yang sangat praktis untuk anda yang suka traveling. Selain itu bahannya juga tidak mudah pecah dan mudah dibawa atau disimpan di dalam ransel dan koper Anda.

Perlu Anda ketahui, cara pembuatan kopinya menggunakan tekanan udara. Apabila anda perhatian alatnya juga mirip dengan suntikan, seorang barista pada umumnya akan menekan kopi yang sudah diberi air panas sehingga tersaring dan tersaji ke dalam secangkir.

Selain itu, juga ada beberapa barista melakukan teknik yang berbeda untuk mendapatkan rasa yang pas di lidah. Ada yang mengaduk kopi tiga kali ketika kopi tersebut sudah dituang air panas, dan setelah itu baru menekannya dengan Aeropress.

Chemex

Chemex merupakan nama sebuah alat manual brewing yang berbentuk seperti halnya teko gede, hampir mirip dengan jam pasir. Mengenai rasio yang dipakai adalah 1/14 atau 1 gram kopi untuk 14 ml air atau dengan ukuran timbangan 10 gram kopi untuk satu cangkir.

Caranya juga sangat mudah, yakni dengan menuangkan kopi pada Chemex yang sudah diberi kertas filter, selanjutnya ANda tuangkan air sebanyak 50 ml dengan gerakan melingkar, lalu diamkan selama 30 detik dan tunggu sampai kopi mengembang.

Dalam hal ini Anda perlu mengulangi beberapa kali hingga mencapai takaran yang sesuai. Jika sudah selesai, Anda buang filter yang berisi ampas kopi dan aduk wadah Chemex sampai kopi merata. Dan kopi siap untuk di nikmati.

French Press

Bagi Anda yang mungkin tidak terlalu jago dalam hal menyeduh kopi. Alat ini bisa Anda coba. Plunger biasanya di kenal dengan French Press bisa menghasilkan kopi dengan hasil seduhan yang lebih bold, high body, rendah asam dan yang paling khas adalah rasanya lebih pahit.

Reply