Ketahui Manfaat Dan Akibat Mengonsumsi Kopi Hijau

Perlu di ketahui bahwa kopi hijau ialah biji kopi dari buah coffea yang belum dipanggang. Mengapa demikian? karena proses pemanggangan biji kopi ini dapat mengurangi jumlah asam klorogenat. Sehingga biji kopi hijau mempunyai tingkat asam klorogenat yang semakin tinggi dibanding dengan kopi biasa (biji kopi panggang).

Manfaat Minum Kopi Hijau

Ekstrak dari biji kopi hijau sudah memperlihatkan banyak manfaat kesehatan, menurut studi ilmiah. Elemen penting yang memberikan manfaat ialah cafein serta asam klorogenat, walau beberapa dikuasai oleh beberapa faktor lain kecuali senyawa ini.

Turunkan berat tubuh

Menurut satu riset BMC Complementary and Alternative Medicine menyebutkan bahwa suplemen harian ekstrak biji kopi hijau bisa kurangi lemak badan serta berat tubuh. Selain itu ini juga bermanfaat untuk formasi lemak di hati pada tikus. Pada riset itu nampak cafein serta asam klorogenat untuk senyawa penting untuk turunkan berat tubuh. Asam klorogenat yang ada pada biji kopi yang belum dipanggang bisa diolah serta diserap oleh manusia seperti yang ada pada ekstraknya.

Turunkan darah tinggi

Tidak hanya manfaatnya untuk turunkan berat tubuh, asam klorogenat pada kopi hijau dapat kurangi tekanan darah. Menurut satu riset Clinical and Experimental Hypertension, mereka  memperlihatkan jika pasien yang konsumsi 140 mg ekstrak biji kopi /hari memperlihatkan pengurangan tekanan darah secara signifikan. Sejauh ini, belumlah ada efek yang disampaikan oleh pasien, hingga minuman ini bisa kita ucap untuk langkah yang aman untuk menolong kurangi tekanan darah tinggi.

Tingkatkan mood serta performa kognitif

Cafein yang ada pada kopi hijau mempunyai dampak yang positif pada situasi hati dan pada kesibukan otak Anda. Menurut riset Nutrition Bulletin, beberapa studi sudah memverifikasi jika cafein bisa tingkatkan reaksi waktu, kesiagaan, memory, konsentrasi, ketahanan badan, serta beberapa unsur lain dari performa kognitif. Periset mendapatkan jika konsumsi maksimal kopi hijau ialah di antara 38-400 mg /hari atau jadi seputar ⅓ cangkir untuk empat cangkir kopi seduh.

Adalah anti-oksidan

Biji kopi ini memiliki kandungan zat-zat anti-oksidan, yang bisa kurangi dampak radikal bebas yang bisa menghancurkan sel pada tubuh. Peranan penjagaan ini membuat Anda semakin sehat dengan kurangi jumlah kerusakan beberapa sel badan Anda. Menurut riset Journal of Agricultural and Food Chemistry, mereka menyebutkan bahwa anti-oksidan asam klorogenat dalam biji kopi hijau bisa menahan perubahan empat tipe sel kanker, hingga bisa menolong menahan beberapa macam kanker.

Resiko Orang yang Mengonsumsi Kopi Hijau

Kopi hijau kemungkinan aman saat diminum dengan jumlah yang pas, yakni optimal 480 mg /hari, semasa optimal 12 minggu. Ekstrak kopi hijau spesifik aman dipakai optimal 200 mg 5 kali satu hari dalam 12 minggu. Ini penting untuk jadi perhatian, sebab kopi hijau memiliki kandungan cafein seperti kopi biasa. Maka dari itu, dia mengakibatkan efek berkaitan dengan cafein seperti dengan kopi.

Cafein bisa mengakibatkan insomnia, sakit di perut, grogi serta resah, mual serta muntah, bertambahnya detak jantung serta pernafasan, serta efek yang lain. Konsumsi sebagian besar kopi dapat mengakibatkan sakit di kepala, resah, telinga berdenging, kekhawatiran, serta detak jantung tidak teratur.

Disamping itu, konsumsi kopi ini membutuhkan kesiagaan serta peringatan spesial bila Anda adalah penderita penyakit di bawah ini!

  • Tingkat homosistein yang tinggi.
  • Masalah kekhawatiran.
  • Masalah perdarahan.
  • Diabetes.
  • Diare.
  • Glaukoma.
  • Cholesterol tinggi.
  • Sindrom iritasi usus.
  • Osteoporosis.

Seperti kopi yang lain, kopi hijau tidak baik bila diminum terlalu berlebih. Jadi, terserah Anda ingin bertahan dengan kopi hitam biasa, atau berubah ke kopi hijau, asal tidak sering-sering pastinya.

Tapi jika menurut saya pribadi akan lebih baik mengonsumsi kopi biasa saja seperti kopi tubruk. Selain pengolahannya yang sangat mudah, rasanya juga tidak kalah nikmat. Selain itu, untuk tingkat resikonya lebih minim dari pada Anda mengonsumsi kopi hijau setiap hari. Tapi ini hanya penurut pendapat saya saja lho yah! Semua tergantung pada Anda sebegai penikmat setiap minuman khas Indonesia ini.

Reply