Dari Mana Kopi Berasal ? Simak Ulasannya di Bawah ini!

Siapa yang tidak tahu kopi ? Semua orang pasti mengetahuinya, sebab saat ini kopi bisa di katakan menjadi minuman yang sangat di sukai oleh masyarakat Indonesia. Tapi di balik itu, apakah Anda tahu bagaimana sejarah dan asal kopi ? Untuk lebih jelasnya Anda simak ulasannya di bawah ini!

Definisi Kopi

Asal mula kopi yang di ambil dari histori bahasa diambil dari bahasa Arab yaitu Qohwah, dimana kalimat tersebut berasal dari kata quwwah yang artinya kekuatan. hal itu di sebabkan efek kopi menyebabkan bertambahnya kekuatan tubuh, penjagaan dan semangat sehingga di katakan quwwah menjadi Qohwah. seperti yang kita ketahui kopi memang sebuah minuman dari proses olah dan ekstraksi biji kopi.

Rasa dan aroma dalam kopi merupakan hal yang sering dinikmati para penikmatnya di seluruh dunia. Tetapi lain dari hal tersebut, ternyata kopi ditemukan banyak sekali manfaatnya bagi tubuh seperti kanker, diabetes, batu empedu, dan penyakit yang berhubungan dengan darah lainnya.

Asal Mula Adanya Kopi

Menurut beberapa sumber mengatakan kopi konon bermula pada abad ke-9 di Ethiopia. Tetapi untuk budidaya dan perdagangan kopi baru mulai populer pada abad ke-15 oleh pedagang Arab di Yaman kala itu. Selanjutnya kopi mencapai Eropa pada abad ke-17, tapi sayang kopi tidak dapat tumbuh baik di sana. Selanjutnya beberapa bangsa Eropa lantas memakai daerah jajahannya untuk membudidayakan tanaman kopi. Menurut beberapa pakar, Indonesia yang diduduki Belanda, memiliki andil yang besar dalam sejarah dan persebaran jenis kopi di dunia.

Beberapa orang mengartakan legenda yang paling masyhur ditemukannya kopi dari seorang gembala bernama Kaldi. Meskipun hal ini masih terbilang mitos tetapi cerita ini menjadi awalan pemersatu latar belakang sejarah ditemukannya tanaman ajaib ini yang diklaim banyak negara di seluruh dunia.

Kisah Seorang Gembala dan Buah Merah Ajaib yang Berhungan dengan Asal Mula Kopi di Dunia

Ada sebuah cerita menyebutkan bahwa sekitar abad ke-3 ada seorang penggembala di dataran Ethiopia bernama Kaldi. Dia adalah seorang penggembala yang giat, baik dan bertanggung jawab terhadap peliharaan yang di miliki. Suatu hari beberapa kambing gembalaan Kaldi hilang yang membuat dia mencari tahu apa penyebabnya. Tetapi bukannya memperoleh gembala seperti biasanya, saat itu beberapa kambingnya bertingkah laku sangat aneh sehingga membuatnya bingung. Kaldi merasa sangat heran melihat gembalanya meloncat sana sini seperti mendapatkan keriangan yang luar biasa atau seperti sedang mabuk.

Dia mencari tahu apa yang menyebabkan gembalanya agaknya meloncat sana sini. Lalu, Kaldi melihat ada beberapa buah beri merah yang berada disemak-semak. dan ternyata beri-beri tersebut dimakan oleh gembalaan yang ia cari. Karena timbul rasa penasaran yang sangat besar, Kaldi akhirnya memakan juga biji-biji tersebut. Dan benar saja setelah beberapa saat si penggembala kaldi juga berlari-lari dengan riangnya sama seperti yang dilakukan beberapa kambingnya. Menurut pada sejarawan dari sanalah asal mula kopi.

Asal Mula Kopi di Indonesia

Penjajahan yang di lakukan pemerintah Belanda di Indonesia sangat berperan terhadap asal mula kopi di Indonesia. Perlu Anda ketahui kopi diperkenalkan di Indonesia melalui Sri Lanka. Pertama kali kala itu pemerintah Belanda menanam kopi di daerah sekitar Batavia yang saat ini kita sebut Jakarta, Sukabumi dan Bogor.

Selanjutnya tanaman kopi juga dibudidayakan di daerah Jawa Timur, Jawa tengah, Jawa Barat, dan Sumatera serta Sulawesi. Tetapi pada permulaan abad ke 20, perkebunan kopi di Indonesia olahan dari Belanda musnah terserang hama pada seluruh tanaman kopi yang ada. Kala itu kopi yang tidak terserang hama merupakan kopi Arabika yang ditanam di tanah Timor dan Flores. Kedua pulau yang merupakan perkebunan kopi tersebut kala itu dinaungi oleh pemerintahan bangsa Portugis.

Beberapa sejarawan mengatakan, pemerintah Belanda menanggulangi hama tersebut dengan menanam kopi varietas Liberika di seluruh perkebunan yang terkena hama. Tetapi sayang varietas ini kurang begitu diminati dan populer hingga akhirnya juga sama-sama terserang hama. Di daerah Jawa, kopi jenis Liberika masih bisa ditemui meskipun memang sudah tidak dijadikan sebagai bahan produksi komersial. Sebagai informasi ukuran biji kopi Liberika lebih besar dari kopi arabika dan robusta.

Dalam sejarah di sebutkan sebelum Perang Dunia ke II, gula, kopi, merica, teh dan tembakau diangkut melalui jalur rel kereta api ke Semarang. Beberapa bahan tersebut lalu diangkut dengan kapal laut. Pada umumnya kopi yang ditanam di Jawa Tengah merupakan kopi jenis varietas Arabika, sedangkan di Jawa Timur biasanya merupakan asal mula kopi Robusta yang berada di Kayu Mas, Blewan, & Jampit. Perlu Anda ketahui kopi Robusta bisa tumbuh di daerah rendah, sedangkan Arabika tumbuh di daerah tinggi dan biasanya lebih kuat untuk menahan tanah untuk meminimalisir longsor saat musim hujan.

Kopi yang dapat kita nikmati hingga kini biasanya jenis kopi robusta dan arabika. Dua jenis kopi tersebut adalah yang paling banyak di tanam di Indonesia, dan hampir setiap daerah menanamnya pada beberapa pedesaan.

Untuk kelestariannya, kopi memang cukup di utamakan. Bahkan saat ini ada banyak petani kopi yang sangat sukses dengan membudidayanya di perkebunan mereka. Selain memang sangat mahal, orang menanam kopi karena pasar nya juga sangat mudah di temukan. Jika mempunyai kualitas bagus, ada banyak pembeli yang akan datang langsung untuk langsung mengambilnya.

Reply