Budaya Minum Kopi di Indonesia Hingga Beberapa Negara di Dunia

Dengan perubahan zaman yang semakin trendi, minum kopi kini telah merambah ke berbagai kalang. Bukan hanya orang tua, namun seiring berkembangnya kafe atau kedai kopi, pemuda juga  menyukai Budaya Minum Kopi.

Minum kopi, saat ini bukan hanya sekadar menyeduh kopi dan minum saja. Tetapi, minum kopi merupakan salah satu momen budaya, yaitu momen dimana identitas diri suatu kelompok budaya dirayakan dan diperlihatkan. Dan momen ini selanjutnya diturunkan dari generasi ke generasi sebagai penanda identitas asli.

Semua negara di dunia, dapat di pastikan mempunyai Budaya Minum Kopi, memiliki momen dimana identitas diri dirawat dan dijaga. Kita dapat mengambil contoh di Indonesia, dimana hampir di semua daerah Nusantara ada tradisi minum kopi di Indonesia.

Sejarah Masuknya Budaya Minum Kopi di Indonesia

Kopi pertama kali orang mengenalnya sebagai minuman yang bisa meningkatkan stamina di beberapa negara seperti Arab dan Afrika utara. Sebagai informasi dari sanalah tradisi ngopi pertama kali muncul. Bahkan Budaya Minum Kopi juga berhasil memasuki kawasan Eropa melalui jalur Turki.

Dan setelah kopi sudah menjadi komoditas di beberapa kawasan Eropa, barulah kopi masuk ke Indonesia secara besar-besaran yang dibawa oleh Belanda pada tahun 1696. Dari sejak itulah kemudian membuat adanya Budaya Minum Kopi di Indonesia.

Seperti yang kita ketahui Indonesia adalah negara yang subur, hal itu membuat pihak Belanda akhirnya menjadikan biji kopi sebagai komoditas utama perkebunan di Indonesia saat itu. Dan yang sangat mengecewakan rakyat, hasil panennya kemudian akan diangkut ke daratan Eropa, proses ekspor kopi besar-besaran pertama kali terjadi pada tahun 1711 yang di lakukan oleh VOC.

Selain penjelasan di atas ada sumber lain mengatakan, jauh hari sebelum VOC membawa kopi ke Indonesia, sebenarnya orang Indonesia telah mengenal minuman kopi. Dimana kala itu mereka membawanya saat pulang dari ibadah haji. Sehingga Budaya Minum Kopi banyak ditemui di wilayah Sumatra khususnya Aceh.

Budaya Minum Kopi di Beberapa Negara Selain Indonesia

Seperti yang kita ketahui bahwa Budaya Minum Kopi tidak hanya ada di Indonesia, tapi juga terdapat ada beberapa negara di dunia. Memang menurut beberapa sumber mengatakan, dari negara satu dan yang lainnya akan berbeda dalam hal cara menikmati kopi.

Nah, agar Anda tidak bertanya tanya bagaimana Budaya Minum Kopi pada beberapa negara di dunia, mari kita simak ulasannya di bawah ini!

Italia

Anda tidak perlu heran jika melihat Italia berada di nomor satu sebab Italia merupakan pelopor dari beberapa jenis seduhan kopi yang sering kalian dengar, salah satunya adalah ‘espresso’ yakni biji kopi yang sudah ditumbuk dengan proses melalui mesin atau diseduh supaya menghasilkan kopi berlapis crema. Perlu Anda ketahui espresso sudah ada sejak 1905. Italian pada umumnya meminum espresso dengan lemon untuk memunculkan after taste manis dan kental pada kopi.

Vietnam

Aku yakin untuk pecinta kopi pasti pernah melihat kopi yang difilter menggunakan filter aluminium di café-café. Yaps… itu adalah kopi jenis Vietnam drip kan. Vietnam Drip atau Cà phê đá ini merupakan kopi dark roasting yang dimasukan ke dalam dripper mini yang selanjutnya ditaruh di atas gelas yang berisi krimer kental manis dan nikmat. Cita rasa pahit dan manis tersebut lalu mempunyai after taste asam membuat kopi Vietnam Drip menjadi unik dan sangat di sukai oleh semua orang.

Swedia

Apabila memang kalian tidak asing dengan afternoon tea dari beberapa orang inggris, mungkin kalian akan mudah membayangkan hal satu ini. Fika merupakan salah satu tradisi di Swedia yang hampir sama dengan ‘afternoon tea’, yakni menikmati secangkir kopi dengan menggunakan kudapan. Tapi ini beda dengan ‘afternoon tea’ yang mendampingi tehnya dengan scone, macaron, serta sandwich. Fika ini akan mendampingi kopi dengan cake, cinnamon roll, dan juga cookies.

Meksiko

Untuk pecinta kopi di Indonesia, mungkin sudah tidak asing dengan kopi ataupun kopi susu yang diberi gula merah atau gula aren. Ternyata tidak hanya di Indonesia lho, di meksiko juga ada Café De Olla, yaitu kopi tradisi yang mencampurkan kopi hitam dengan gula merah yang dalam bahasa mereka disebut dengan Piloncillo. Ini merupakan sejenis gula tebu yang diproses karamelisasi yang menghasilkan rasa manis, earthy, kental dan sedikit smoky. Selain itu untuk proses penyajiannya juga cukup otentik, yaitu kopi diproses, lalu diaduk memakai kayu manis, lalu disajikan di dalam poci tanah liat. Dalam hal ini jika kopi disajikan di pot tanah liat, cita rasa kopi akan semakin kuat, layak di coba bukan?

Finlandia

Seperti yang kita ketahui Italia meminum kopi dengan perasan lemon dan meksiko menyampur kopi dengan kayu manis. Hal itu memang sangat lumrah bukan, lalu bagaimana dengan Finlandia? Finlandia ini merupakan negara yang cukup unik dalam hal Budaya Minum Kopi. Di sana ada yang namanya Kopi Keju atau Kaffeost, yaitu campuran kopi dengan keju. Dalam hal ini, kopi yang digunakan merupakan kopi hitam diendapi keju jenis juustoleipä yang dipotong kotak-kotak.

Demikian Budaya Minum Kopi yang ada di belahan dunia. Pada dasarnya sama untuk urusan kopi yang di sajikan, mungkin yang membedakan adalah dari cara penyajian dan cara menikmati kopi tersebut. Setelah Anda melihat beberapa penjelasan di atas, mungkin layak di coba!

Reply